Stretch Marks vs Cellulite: Apa Bedanya dan Bagaimana Memilih Treatment yang Tepat
- SAÉ Team

- 23 Des 2025
- 3 menit membaca

Artikel telah ditinjau oleh :

Stretch marks dan cellulite adalah dua kondisi kulit yang sering disamakan karena sama-sama memengaruhi tampilan permukaan kulit. Padahal, keduanya berasal dari permasalahan lapisan tubuh yang berbeda, dengan penyebab, dan pendekatan treatment yang tak sama. Memahami perbedaannya adalah langkah penting untuk memilih jenis perawatan tepat guna mendapatkan hasil yang maksimal.
Apa Itu Stretch Marks?

Stretch marks atau striae adalah garis atau guratan pada kulit yang muncul akibat peregangan kulit secara tiba-tiba yang melebihi batas elastisitasnya. Kondisi ini menyebabkan serat kolagen dan elastin di lapisan dermis menjadi robek, sehingga meninggalkan jaringan parut. Awalnya bisa berwarna merah, ungu, atau kecokelatan, lalu perlahan memudar menjadi putih atau keperakan.
Penyebab Stretch Marks
Stretch marks terjadi ketika kulit tidak mampu menyesuaikan diri dengan perubahan volume atau tekanan yang terjadi dalam waktu relatif cepat. Beberapa faktor pemicunya antara lain:
Kehamilan
Perubahan berat badan yang signifikan
Perubahan hormonal
Faktor genetik
Penggunaan obat jangka panjang seperti kortikosteroid
Apa Itu Cellulite?

Cellulite adalah kondisi kulit dengan tampilan bergelombang atau menyerupai “kulit jeruk”, yang paling sering muncul di area paha, bokong, dan perut. Berbeda dengan stretch marks, cellulite tidak berupa garis, melainkan perubahan kontur permukaan kulit. Cellulite sering dikaitkan dengan lemak, namun sebenarnya melibatkan interaksi kompleks antara lemak, jaringan ikat, dan kulit di atasnya.
Penyebab Cellulite
Cellulite terbentuk ketika sel-sel lemak menumpuk dan mendorong ke arah atas, sementara terdapat jaringan ikat yang menarik kulit ke bawah. Kondisi ini dipengaruhi oleh:
Struktur jaringan ikat
Genetik
Gaya hidup yang tidak seimbang
Pola makan yang tinggi lemak
Faktor hormonal
Inilah alasan mengapa cellulite bisa muncul bahkan pada orang dengan berat badan ideal.
Perbedaan Berdasarkan Lapisan Kulit
Perbedaan utama antara stretch marks dan cellulite terletak pada lapisan kulit tempat masalahnya terjadi. Stretch marks merupakan masalah di lapisan dermis, yaitu lapisan yang bertanggung jawab atas kekuatan dan elastisitas kulit, sedangkan cellulite adalah masalah di lapisan lemak subkutan dan jaringan ikat yang memengaruhi kontur kulit dari bawah. Memahami perbedaan lapisan ini menjadi dasar penting dalam memilih treatment yang tepat untuk masing-masing kondisi.
Solusi dengan Teknologi Modern
Pendekatan aesthetic modern kini menyesuaikan teknologi dengan fokus utama permasalahannya. Berdasarkan perbedaan mendasar antara stretch marks dan cellulite, dua teknologi yang efektif untuk mengatasi kedua kondisi ini adalah Endymed dan Onda Pro, yang masing-masing dirancang untuk menargetkan lapisan kulit yang berbeda sesuai dengan sumber masalahnya.
Firmwave by Endymed: Fokus pada Struktur Kulit & Collagen
Firmwave by Endymed merupakan teknologi radiofrequency yang dirancang untuk menstimulasi produksi collagen dan memperbaiki kualitas kulit dari dalam, dengan target utama pada lapisan dermis yang merupakan letak dimana stretch marks terbentuk.
Manfaat utama:
Membantu memperbaiki tampilan stretch marks
Meningkatkan elastisitas dan kekenyalan kulit
Memperbaiki tekstur kulit yang tidak merata
Coolwave by Onda Pro: Menargetkan Lemak Subkutan & Cellulite
Coolwave Onda Pro menggunakan teknologi Coolwaves® yang secara spesifik bekerja pada lapisan lemak subkutan dan jaringan ikat di bawah kulit dimana cellulite terbentuk, sehingga mampu menyasar sumber masalah secara langsung, bukan hanya permukaan kulit.
Manfaat utama:
Membantu mengurangi lemak lokal
Memperbaiki tampilan cellulite
Membantu membuat kontur tubuh terlihat lebih halus
Sesuaikan Pilihan Treatment Berdasarkan Akar Masalah
Stretch marks dan cellulite mungkin terlihat mirip di permukaan, tetapi berasal dari permasalahan yang berbeda di bawah kulit. Memahami akar masalah dan lapisan yang terlibat menjadi langkah penting agar perawatan dapat dilakukan dengan lebih tepat sasaran dan memberikan hasil yang optimal. Karena itu, teknologi seperti Endymed dan Onda bukan tentang mana yang lebih baik, melainkan mana yang paling sesuai dengan kondisi dan kebutuhan kulit masing-masing individu.
Di SAÉ, setiap perawatan diawali dengan pemahaman yang menyeluruh terhadap kondisi kulit dan tubuh. Melalui konsultasi yang personal, setiap treatment dirancang secara individualuntuk mendukung hasil yang lebih harmonis dan berkelanjutan.
References
Armayanti, I., & Jusuf, N. K. (2022). Perkembangan terkini patogenesis dan tatalaksana selulit. Media Dermato-Venereologica Indonesiana, 49(4), 205-211.
Gabriel, A., Chan, V., Caldarella, M., Wayne, T., & O'Rorke, E. (2023). Cellulite: Current understanding and treatment. Aesthetic Surgery Journal Open Forum, 3, 1-13.
Yolanda, M. O., & Jusuf, N. K. (2022). Berbagai modalitas terapi stretch mark berbasis bukti. Media Dermato-Venereologica Indonesiana, 49(1), 42-49.




Komentar