Purisma: Rahasia Plasma dan Penyerapan Optimal Exosome untuk Kulit Glowing
- SAÉ Team

- 2 hari yang lalu
- 5 menit membaca

Artikel telah ditinjau oleh :

Permasalahan jerawat memang selalu menjadi topik yang tidak pernah usang dalam dunia kesehatan kulit. Mulai dari usia remaja hingga dewasa, hampir semua orang pernah menghadapi masalah jerawat. Pada usia remaja, jerawat umumnya dipicu oleh perubahan hormon, sementara pada usia dewasa, penyebabnya bisa jadi masalah hormonal juga, atau kesalahan dalam penggunaan bahan skincare.
Seiring perkembangan dunia estetika saat ini, demand terhadap perawatan kulit yang non-invasif, minim downtime, dan tanpa rasa sakit terus meningkat, termasuk untuk masalah jerawat. Dahulu, penanganan jerawat biasanya dilakukan lewat peeling dengan konsentrasi tinggi atau penggunaan skincare dengan kandungan bahan aktif tertentu. Namun saat ini, pendekatan tersebut tidak lagi selalu cukup untuk menjawab akar permasalahan kulit yang sesungguhnya.
Kenapa Jerawat dan Permasalahan Kulit Butuh Lebih dari Skincare Biasa
Tampilan jerawat memang sangat mengganggu karena muncul sebagai bentuk peradangan di permukaan kulit. Tapi ternyata, penyebabnya bukan hanya di permukaan. Di lapisan kulit yang lebih dalam, ada beberapa faktor seperti produksi minyak berlebih, peradangan, hingga bakteri yang membuat jerawat terus muncul.
Penggunaan skincare memang bisa membantu mengurangi peradangan. Namun, karena sifatnya topikal, skincare memiliki keterbatasan untuk menjangkau lapisan kulit yang lebih dalam. Itulah kenapa dibutuhkan treatment yang dapat bekerja hingga ke lapisan kulit yang lebih dalam, sehingga bisa membantu mengatasi akar penyebab jerawat, bukan hanya gejalanya di permukaan.
Apa Itu Purisma?

Purisma adalah perangkat berbasis teknologi plasma yang dirancang untuk meningkatkan penetrasi bahan aktif ke dalam kulit. Purisma terbukti secara klinis mampu meningkatkan penyerapan bahan aktif hingga belasan kali lipat dibandingkan tanpa media penghantar apa pun.
Plasma dan Cara Kerjanya

Selain padat, cair, dan gas, ada wujud keempat materi, yaitu plasma. Plasma terbentuk saat gas terus dipanaskan hingga menghasilkan kumpulan ion dan elektron bebas. Dalam dunia dermatologi, cold plasma diketahui memiliki berbagai efek klinis pada kulit, mulai dari sterilisasi hingga anti-inflamasi.
2 Step Cold Plasma

Tahap pertama menggunakan Plasma Applicator yang menghantarkan cold plasma ke area kulit secara merata. Proses ini membantu sterilisasi permukaan kulit dari kuman dan bakteri, mendukung regenerasi sel, sekaligus membantu memperbaiki kondisi inflamasi seperti jerawat aktif. Tahap 2 Step Cold Plasma ini umumnya berlangsung sekitar 10 menit.
Sonoporesis

Selanjutnya dilanjutkan dengan Sonoporesis Applicator yang dirancang untuk mengoptimalkan penyerapan serum yang diaplikasikan. Kombinasi plasma dan Sonoporesis ini terbukti mampu meningkatkan penetrasi bahan aktif menjadi lebih optimal. Tahap ini umumnya berlangsung sekitar 10 menit.
Kenapa Purisma Dikombinasikan dengan Exosome

Exosome adalah partikel nano yang membawa berbagai protein dan growth factor yang berperan penting dalam membantu sel-sel saling "berkomunikasi" serta mendukung proses regenerasi jaringan. Dalam dunia estetika, exosome digunakan untuk membantu memperkuat skin barrier, merangsang produksi kolagen dan elastin, hingga mendukung regenerasi sel kulit yang lebih optimal.
Pada dasarnya Purisma adalah sistem penghantaran (delivery system), efektivitasnya bergantung pada bahan aktif yang diaplikasikan setelahnya. Exosome menjadi salah satu bahan aktif yang paling sering dikombinasikan dengan Purisma, karena kombinasi ini memungkinkan penyerapan exosome ke kulit berlangsung jauh lebih optimal.
Mengenal Diamond VVS 2.0
Diamond VVS 2.0 adalah kombinasi treatment yang menggabungkan SAÉ Aqua Peel dengan Purisma Exosome, dirancang untuk memberikan hasil yang lebih menyeluruh. SAÉ Aqua Peel sendiri merupakan facial dari yang berfokus pada deep cleansing, membantu mengangkat kotoran, sel kulit mati, dan minyak berlebih yang menumpuk di pori-pori.
Setelah kulit dibersihkan secara menyeluruh, barulah tahap Purisma Exosome dilakukan. Dengan kondisi kulit yang sudah lebih bersih, penyerapan exosome melalui teknologi plasma Purisma dapat berlangsung lebih optimal.
Apa yang Bisa Diharapkan dari Treatment Ini
Diamond VVS 2.0 bekerja dengan beberapa tahap. Tahap deep cleansing dari SAÉ Aqua Peel akan mempersiapkan kulit untuk menyerap bahan aktif lebih baik. Teknologi plasma dari Purisma kemudian membantu exosome yang diaplikasikan setelahnya terserap lebih dalam dan optimal.
Sifat plasma yang mendukung sterilisasi, dikombinasikan dengan exosome yang kaya protein dan growth factor, membantu menenangkan kulit yang cenderung berjerawat sekaligus mendukung proses regenerasi jaringan secara bertahap. Termasuk memperbaiki tekstur dan memperkuat skin barrier.
Hasil yang terlihat segera setelah treatment umumnya berupa kulit yang terasa lebih bersih dan segar, sementara hasil yang lebih signifikan biasanya baru terlihat setelah beberapa sesi, tergantung kondisi kulit masing-masing pasien.
Perawatan Setelah Treatment

Diamond VVS 2.0 memang tidak memiliki downtime, meski mungkin ada sedikit kemerahan di area yang diekstraksi jerawatnya. Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan pasca-treatment.
Dalam 24 jam pertama, hindari penggunaan makeup karena pori-pori yang baru "terbuka" masih rentan tersumbat, gunakan pembersih wajah yang, serta hindari air panas saat membasuh wajah.
Setelah itu, rutin gunakan moisturizer untuk menjaga kelembapan agar exosome bekerja lebih optimal, dan hindari paparan panas berlebih seperti sauna ataupun paparan matahari yang terlalu lama. Hindari penggunaan produk skincare dengan kandungan aktif keras seperti retinol dan AHA/BHA konsentrasi tinggi.
Dengan mengikuti langkah-langkah ini, kulit punya kesempatan lebih baik untuk memaksimalkan manfaat dari kombinasi deep cleansing dan regenerasi dari Diamond VVS 2.0.
Siapa yang Cocok dan Perlu Konsultasi Dulu Sebelum Treatment Ini
Meskipun aman untuk berbagai jenis kulit, prosedur Diamond VVS 2.0 tetap memerlukan sesi konsultasi terlebih dahulu. Kesesuaian tindakan bagi setiap individu sangat dipengaruhi oleh kondisi kulit, riwayat medis, serta konsumsi obat-obatan tertentu.
Kandidat yang Cocok untuk Treatment Ini
Diamond VVS 2.0 merupakan solusi untuk mengatasi kulit kusam, penyumbatan pori-pori, dan jerawat aktif, sekaligus mendorong regenerasi kulit secara menyeluruh. Prosedur non-invasif ini memberikan hasil yang melebihi facial biasa, tanpa downtime sama sekali dan tanpa rasa sakit.
Kondisi yang Perlu Distabilkan Dulu Sebelum Treatment
Beberapa kondisi seperti luka terbuka atau infeksi kulit aktif sebaiknya ditangani dan distabilkan terlebih dahulu sebelum menjalani treatment ini. Treatment ini sebenarnya tetap aman untuk ibu hamil dan menyusui karena sifatnya non-invasif, namun tetap perlu dalam pengawasan dokter.
Semua ini perlu didiskusikan saat sesi konsultasi, agar dokter dapat menentukan apakah Diamond VVS 2.0 merupakan pilihan yang tepat, atau justru diperlukan pendekatan lain yang lebih sesuai.
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
Sebelum memutuskan untuk mencoba Diamond VVS 2.0, beberapa pertanyaan berikut ini mungkin sering terbesit di pikiran:
Apakah Purisma Sakit?
Purisma menggunakan teknologi cold plasma yang tidak melibatkan jarum sama sekali, sehingga treatment ini umumnya tidak menimbulkan rasa sakit sama sekali. Sensasi yang dirasakan selama treatment biasanya hanya berupa sengatan ringan di permukaan kulit, jauh dari sensasi menusuk seperti prosedur berbasis jarum.
Berapa Lama Downtime-nya?
Diamond VVS 2.0 tidak memiliki downtime, karena baik Purisma maupun SAÉ Aqua Peel tidak menimbulkan luka terbuka pada kulit. Kamu bisa langsung kembali beraktivitas normal setelah treatment, meski mungkin ada sedikit kemerahan di area yang diekstraksi jerawatnya. Disarankan untuk kembali menggunakan makeup setelah 24 jam sesuai anjuran aftercare.
Apakah Exosome yang Digunakan Aman?
Exosome yang digunakan aman digunakan, karena telah memiliki sertifikasi CPNP dan FDA, yang menandakan produk ini telah melalui proses produksi dan kontrol kualitas sesuai standar keamanan yang berlaku.
Konsultasi untuk Menentukan Pilihan yang Tepat

Setiap kondisi kulit punya kebutuhan yang berbeda, sehingga tidak ada jawaban pasti apakah cukup dengan kombinasi Purisma dengan Exosome saja, atau memerlukan Diamond VVS 2.0 untuk hasil yang lebih menyeluruh. Semua itu baru bisa ditentukan melalui konsultasi langsung dengan tim medis SAÉ Clinique.
References
Alzahrani, A., Alghamdi, S., Alahmadi, M., Alhussaini, S., Alamry, L., Alrashoud, J., Alammar, J., & Albagawi, A. (2026). Exosomes in skin rejuvenation: Systematic review of anti-aging effects and clinical applications. Dermatology Practical & Conceptual, 16(1), Article e2026462.
Gollnick, H. P. (2015). From new findings in acne pathogenesis to new approaches in treatment. Journal of the European Academy of Dermatology and Venereology, 29(S5), 1–7.
Heinlin, J., et al. (2010). Plasma medicine: possible applications in dermatology. Journal of the German Society of Dermatology, 8(12), 968-976.
Laroussi, M. (2005). Low Temperature Plasma-Based Sterilization: Overview and State-of-the-Art. Plasma Processes and Polymers, 2(5), 391-400.




Komentar