top of page

Mengatasi Permasalahan Kulit Kering Saat Berpuasa

dr. Sebastian Hadyan, M.Sc, FINEM

Artikel telah ditinjau oleh :

dr. Sebastian Hadyan, M.Sc, FINEM


ThréeVive Moist only at SAÉ Clinique 

Dehidrasi selama bulan Ramadhan tidak hanya memengaruhi fungsi organ dalam, tetapi juga berdampak pada hidrasi kulit. Perubahan waktu tidur serta terbatasnya asupan cairan sering kali membuat kulit lebih rentan kehilangan kelembapan selama berpuasa.


Kulit memiliki sistem alami untuk mempertahankan air, namun sistem ini sangat bergantung pada keseimbangan internal tubuh; ketika hidrasi menurun dan ritme biologis berubah, kemampuan kulit untuk menjaga kelembapan ikut terganggu, karena fungsi pelindung kulit sangat dipengaruhi oleh kadar air dan integritas strukturnya. 


Saat tubuh mengalami keterbatasan cairan, kulit menjadi lebih rentan terhadap transepidermal water loss (TEWL), yaitu proses alami penguapan air dari permukaan kulit. Kondisi ini dapat menyebabkan kulit terasa lebih kering, kaku, dan kurang nyaman selama Ramadhan.



Mengapa Kulit Lebih Mudah Kering Saat Puasa?


Kulit kering bukan sekadar akibat kurang minum air. Ada beberapa perubahan biologis yang berperan selama Ramadhan:


Penurunan Natural Moisturizing Factor (NMF)


Natural Moisturizing Factor berperan dalam membantu kulit mempertahankan kelembapan, sehingga ketika kadarnya menurun, kehilangan air pada kulit dapat meningkat.


Berkurangnya Dukungan Struktur Kulit


Kulit tidak hanya membutuhkan air, tetapi juga dukungan protein struktural, di mana kolagen berperan penting dalam mempertahankan integritas kulit serta kapasitasnya dalam menahan hidrasi.


Elastisitas yang Menurun


Ketika elastisitas kulit terganggu, kemampuan kulit untuk menjaga kenyamanan dan fleksibilitas ikut menurun, karena elastisitas berkaitan dengan fungsi mekanis serta kemampuan kulit beradaptasi terhadap perubahan lingkungan


Lebih dari Sekadar Menghidrasi Permukaan


ThréeVive Moist only at SAÉ Clinique 

Memberikan pelembap saja sering kali tidak cukup. Pendekatan yang lebih relevan adalah membantu kulit mempertahankan hidrasi melalui dukungan struktur dari dalam.

Di sinilah ThréeVive hadir sebagai solusi yang menargetkan tiga komponen penting dalam kesehatan kulit: Hyaluronic Acid, Collagen, dan Elastin.

Diperkenalkan oleh SAÉ Clinique, ThréeVive dirancang untuk membantu kulit menjaga kelembapan secara lebih menyeluruh, bukan hanya di permukaan.


Bagaimana ThréeVive Moist Bekerja?


ThréeVive Moist difokuskan untuk kulit yang mengalami kekeringan dengan membantu memperkuat fondasi hidrasi melalui dukungan Hyaluronic Acid untuk menjaga kadar air, stimulasi Collagen untuk memperkuat struktur, serta pemeliharaan Elastin guna mempertahankan fleksibilitas kulit, sehingga kulit tidak hanya terasa lembap, tetapi juga lebih mampu menjaga hidrasi secara alami.


Ramadhan: Momen untuk Mengembalika Kelembapan Kulit


Ramadhan dapat menjadi waktu yang tepat untuk membantu kulit beradaptasi terhadap perubahan. Dengan perawatan yang tepat, kulit tidak hanya terhindar dari kekeringan, tetapi juga dapat terasa lebih lembap dan sehat.


Memilih pendekatan yang mendukung hidrasi dari dalam dapat menjadi langkah awal, seperti ThréeVive Moist only at SAÉ Clinique untuk membantu kulit tetap terjaga kelembapannya selama bulan puasa.


References





 
 
 

Komentar


SAÉ Clinique Beauty & Wellness Gading Serpong, Tangerang

©2020 by SAÉ Clinique

All Rights reserved.

  • Instagram
  • Facebook
  • LinkedIn
  • Youtube
  • TikTok

Subscribe Form

bottom of page