top of page

Mengatasi Permasalahan Kelelahan Saat Berpuasa

dr. Sebastian Hadyan, M.Sc, FINEM

Artikel telah ditinjau oleh :

dr. Sebastian Hadyan, M.Sc, FINEM


MitoNad only at SAÉ Clinique

Ramadhan membawa perubahan besar pada metabolisme tubuh, mulai dari pola makan hingga waktu istirahat. Perubahan ini sering kali berdampak pada tingkat energi harian, yang menjadi lebih mudah menurun selama masa puasa.


Seperti yang dipahami, energi tubuh tidak hanya bergantung pada asupan makanan, tetapi juga pada kemampuan sel dalam memproduksi energi secara efisien, karena proses ini sangat bergantung pada fungsi mitokondria sebagai pusat metabolisme sel.


Saat tubuh mengalami perubahan pola nutrisi dan waktu makan, efisiensi produksi energi di tingkat sel dapat ikut terpengaruh, sehingga tubuh lebih mudah merasa lelah, lesu, dan kurang bertenaga selama Ramadhan.



Mengapa Energi Mudah Menurun Saat Puasa?


Penurunan energi bukan hanya soal kurang makan. Ada beberapa faktor biologis yang berperan selama Ramadhan:


Adaptasi Metabolisme


Perubahan jadwal makan membuat tubuh harus menyesuaikan cara menghasilkan energi, karena metabolisme sangat dipengaruhi oleh ketersediaan nutrisi serta ritme biologis.


Stres Oksidatif


Selama proses adaptasi, tubuh dapat mengalami peningkatan stres oksidatif yang memengaruhi fungsi sel, termasuk mengganggu kerja mitokondria dalam memproduksi energi.


Efisiensi Mitokondria


Mitokondria berperan sebagai “pembangkit energi” tubuh, sehingga penurunan fungsinya dapat berkaitan dengan munculnya kelelahan dan menurunnya performa fisik.


Lebih dari Sekadar Mengatasi Kelelahan


MitoNad only at SAÉ Clinique

Menambah energi bukan hanya soal konsumsi nutrisi tambahan. Pendekatan yang lebih relevan adalah mendukung produksi energi dari tingkat sel.


Di sinilah rangkaian MitoNad hadir sebagai solusi yang menargetkan fungsi mitokondria.

Diperkenalkan oleh SAÉ Clinique, MitoNad dirancang untuk membantu mendukung metabolisme energi tubuh secara lebih optimal.


Bagaimana Rangkaian MitoNad Bekerja?


Rangkaian MitoNad membantu mendukung fungsi mitokondria, produksi energi sel, serta perlindungan terhadap stres oksidatif, sehingga tubuh tidak hanya terasa lebih bertenaga, tetapi juga lebih mampu menjaga stamina secara berkelanjutan, karena energi yang stabil berasal dari sel yang mampu memproduksi energi secara optimal.


Ramadhan: Waktu yang Tepat untuk Menjaga Energi dari Dalam


Ramadhan dapat menjadi momen bagi tubuh untuk beradaptasi sekaligus memperkuat efisiensi energi. Dengan pendekatan yang tepat, tubuh tidak hanya terhindar dari rasa lelah selama puasa, tetapi juga dapat tetap terasa ringan dan bertenaga.


Sebagai klinik yang berfokus pada pendekatan longevity melalui dukungan kesehatan mitokondria, SAÉ Clinique percaya bahwa energi yang berkelanjutan dimulai dari fungsi sel yang optimal.


Di momen ini, memilih dukungan yang membantu produksi energi dari dalam dapat menjadi langkah awal, seperti rangkaian MitoNad only at SAÉ Clinique untuk menemani tubuh tetap optimal sepanjang Ramadhan.


References






 
 
 

Komentar


SAÉ Clinique Beauty & Wellness Gading Serpong, Tangerang

©2020 by SAÉ Clinique

All Rights reserved.

  • Instagram
  • Facebook
  • LinkedIn
  • Youtube
  • TikTok

Subscribe Form

bottom of page