top of page

Stress Berkepanjangan Bikin Otak Lelah? Kenali ExoMind, Solusi Stimulasi Otak Non-Invasif

26 Sep
4 menit membaca
dr. Sebastian Hadyan, M.Sc, FINEM

Artikel telah ditinjau oleh :

dr. Sebastian Hadyan, M.Sc, FINEM



Stress Berkepanjangan Bikin Otak Lelah? Kenali ExoMind, Solusi Stimulasi Otak Non-Invasif

Pernah merasa kenapa semakin dewasa, semakin mudah mengalami stres? Masalah kecil saja terkadang bisa bikin kita lebih sensitif dan gampang kepancing emosi, apalagi dengan situasi sehari-hari. Seperti urusan pekerjaan, atau masalah pribadi dan keluarga yang terkadang membuat kita overwhelmed.


Ini terjadi karena kita sudah terlalu sering terpapar hal-hal yang memicu stres. Salah satunya, adalah pekerjaan yang tidak mengenal deadline. Efek yang terjadi adalah membuat batas antara jam kerja dan jam istirahat jadi kabur. Tanpa disadari, kondisi ini membuat otak kita tetap berada dalam "mode kerja" terus-menerus, sampai akhirnya overuse.


Dampak yang bisa dirasakan sehari-hari antara lain brain fog, tiba-tiba susah mendapatkan ide atau merasa “buntu” saat bekerja, burnout yang datang lebih cepat, kualitas tidur yang menurun dan jam tidur yang berkurang, sampai pelampiasan ke pola makan yang tidak sehat seperti binge eating.



Hal-Hal Kecil yang Bisa Dilakukan untuk Mengurangi Stress Harian


Hal-Hal Kecil yang Bisa Dilakukan untuk Mengurangi Stress Harian

Ketika kita sudah overwhelmed dan stres terasa begitu memuncak, kita pasti mencari cara untuk melepaskan tekanan tersebut. Sayangnya, tidak jarang pelariannya justru mengarah ke hal-hal negatif, seperti konsumsi minuman beralkohol, obat-obatan terlarang, hingga tindakan yang bersifat merusak diri sendiri.


Cara ini sebenarnya bukan menyelesaikan stres, melainkan hanya menghindar dari masalah yang sebenarnya. Akibatnya, masalah tersebut tidak kunjung selesai, bahkan berpotensi menimbulkan masalah baru.


Sebenarnya, ada banyak cara positif lain yang bisa dilakukan untuk menekan stres atau sekadar merilekskan pikiran. Salah satunya adalah dengan berhenti dan diam sejenak untuk merenungkan kembali apa saja yang sudah dilewati. Dari situ, kita bisa belajar untuk lebih mengapresiasi diri sendiri.


Alternatif lainnya adalah dengan melakukan aktivitas fisik seperti meditasi mindfulness, yang telah terbukti dapat membantu mengurangi beban stres yang diterima. Selain itu, bisa juga dengan jalan kaki di ruang terbuka, yoga, pilates, atau bergabung dengan komunitas hobi yang sesuai minat.


Kuncinya Ada pada Otak yang Mulai Kelelahan


Kuncinya Ada pada Otak yang Mulai Kelelahan

Paparan stres yang terus-menerus membuat otak menjadi terlalu lelah dan overuse. Inilah mengapa kegiatan-kegiatan yang sudah dilakukan untuk menekan stres terkadang terasa kurang cukup. Karena nyatanya otak memerlukan stimulasi lebih yang tidak bisa didapatkan dari aktivitas sehari-hari.


Jika kondisi ini terus terjadi secara berkelanjutan, otak dapat menyimpan beban biologis yang berpotensi berdampak lebih serius dalam jangka panjang. Beberapa studi mengaitkan stres kronis dengan peningkatan risiko gangguan seperti anxiety, demensia, Alzheimer, maupun penyakit degeneratif lain yang bersumber dari otak. 


Mengenal ExoMind, Teknologi Stimulasi Otak Terarah


Stimulasi yang dapat dilakukan secara targeted kepada otak ini dilakukan dengan bantuan teknologi yang menargetkan bagian dorsolateral prefrontal cortex (DLPFC). Bagian otak ini bertanggung jawab untuk regulasi mood, fokus, kontrol diri, serta fungsi kognitif secara keseluruhan.


Salah satu teknologi yang dapat menstimulasi otak adalah ExoMind. ExoMind adalah teknologi non-invasive yang dirancang untuk mendukung kesehatan dan fungsi otak. Dengan teknologi ExoTMS (Transcranial Magnetic Stimulation) yang memancarkan pulsa magnet untuk menstimulasi area otak secara terarah.


ExoMind dapat meningkatkan neuroplasticity, yang berfungsi untuk membantu otak memperbaiki diri, meregenerasi jaringan saraf, dan membentuk koneksi baru antar sel otak.


Kenapa Harus Pilih ExoMind? 


Kenapa Harus Pilih ExoMind? 

Keunggulan dari ExoMind adalah tidak memiliki downtime. Karena tidak menggunakan jarum maupun obat-obatan, sehingga tidak menimbulkan ketergantungan. Sesi treatment-nya pun hanya berkisar 30 menit, cocok bagi mereka yang memiliki kesibukan tinggi dan hanya punya jendela waktu yang sempit. 


Meski tergolong minim risiko, ExoMind tetap memerlukan asesmen medis sebelum treatment dilakukan. Dokter perlu mengetahui riwayat kesehatan pasien secara menyeluruh terlebih dahulu, termasuk riwayat kejang atau kondisi neurologis tertentu, keberadaan implan elektronik atau logam di area kepala dan leher, hingga obat-obatan yang sedang dikonsumsi. Dengan begitu, treatment dapat berjalan aman dan sesuai dengan kebutuhan pasien.


ReMind by ExoMind, Kini Hadir di SAÉ Clinique


ReMind by ExoMind, Kini Hadir di SAÉ Clinique

SAÉ Clinique menghadirkan ReMind by ExoMind dengan pemahaman bahwa kesehatan mental sama pentingnya untuk diperhatikan, tidak hanya dari segi estetika semata.

Setiap sesi diawali dengan asesmen personal sebelum dan sesudah treatment, sehingga stimulasi yang diberikan dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasien.


Setiap kondisi otak berbeda, karena itu ReMind by ExoMind memahaminya dalam tiga kategori kebutuhan: Refresh untuk pikiran yang lelah, Rebalance untuk pikiran yang sulit tenang, dan Reconnect untuk otak yang membutuhkan dukungan koneksi saraf. Melalui pengkategorian ini, stimulasi bisa disesuaikan dengan kebutuhannya. 


Ditangani langsung di bawah pengawasan tim medis SAÉ Clinique, ReMind by ExoMind ini menjadi bagian dari pendekatan holistik SAÉ dalam merawat kesehatan, bukan hanya penampilan.



References






 
 
 

Komentar


SAÉ Clinique Beauty & Wellness Gading Serpong, Tangerang

©2020 by SAÉ Clinique

All Rights reserved.

  • Instagram
  • Facebook
  • LinkedIn
  • Youtube
  • TikTok

Subscribe Form

bottom of page