top of page

CureJet dan Pendekatan Holistik untuk Bopeng dan Pori-Pori Besar

Diperbarui: 2 hari yang lalu

dr. Sebastian Hadyan, M.Sc, FINEM

Artikel telah ditinjau oleh :

dr. Sebastian Hadyan, M.Sc, FINEM



Permasalahan pori-pori besar dan bopeng

Pori-pori besar hingga bekas jerawat yang menjadi bopeng sering kali menjadi salah satu keluhan kulit yang paling sulit diatasi, karena keduanya berkaitan langsung dengan struktur kulit yang lebih dalam. Skincare saja umumnya belum cukup untuk mengatasi permasalahan ini. CureJet hadir dengan mengandalkan tekanan micro-jet yang tinggi untuk menghantarkan bahan aktif langsung ke lapisan dermis tanpa menggunakan jarum, tempat akar permasalahan bopeng dan pori membesar sebenarnya berada. 



Kenapa Bopeng dan Pori-Pori Besar Sulit Diperbaiki dengan Skincare


Skincare tidak cukup untuk permasalahan bopeng bekas jerawat.

Bopeng dan pori yang membesar bukan cuma sekadar permasalahan tekstur saja, permasalahannya lebih dalam dari itu. Karena kerusakan yang sebenarnya, terjadi pada degradasi kolagen dan elastin yang berada pada lapisan dermis yang tidak bisa dijangkau oleh skincare topikal.


Sebagus apa pun formula dari skincare topikal, ia hanya bisa sedikit membantu memperbaiki tampilan bopeng. Karena memang skincare topikal dirancang untuk mengatasi permasalahan kulit pada lapisan epidermis, sedangkan permasalahan pori-pori besar maupun bopeng berada pada lapisan dermis.


Untuk memperbaiki masalah yang berakar di lapisan lebih dalam, dibutuhkan pendekatan yang mampu menghantarkan bahan aktif langsung ke sumber masalahnya. Di titik inilah teknologi seperti CureJet dapat dipertimbangkan.


Apa Itu CureJet?


Needle-Free by Curejet

CureJet adalah teknologi injeksi tanpa jarum yang memanfaatkan tekanan mikro-jet bertekanan tinggi untuk menghantarkan serum aktif langsung ke lapisan kulit. Berbeda dari prosedur konvensional seperti subsisi yang memerlukan jarum atau kanula, CureJet memungkinkan bahan aktif menembus kulit tanpa luka terbuka sehingga memiliki downtime yang sangat minim. 


Selain untuk mengatasi bopeng dan bekas jerawat, CureJet juga bisa dimanfaatkan untuk berbagai permasalahan kulit lain, seperti stretch mark dan bekas cacar, hingga peremajaan kulit dan skin booster secara umum. Selain itu, karena tidak melibatkan sayatan atau tusukan jarum secara langsung, risiko efek samping seperti infeksi, memar, atau bekas luka pun jauh lebih rendah.


Cara Kerja Teknologi Mikro-Jet Tanpa Jarum


Nozzle Needle-Free by Curejet

CureJet bekerja dengan mendorong bahan aktif keluar melalui nozzle dalam bentuk semburan bertekanan sangat tinggi, tanpa memerlukan jarum sama sekali (Needle-free). Proses semburan ini berlangsung berulang kali dalam hitungan detik, sehingga bahan aktif dapat terdistribusi merata ke kulit yang ditangani. Dengan tekanan tinggi, bahan aktif mampu menembus hingga ke lapisan kulit yang lebih dalam.


CureJet sebagai Bagian dari Protokol Perawatan Holistik


Permasalahan bopeng ternyata tidak sesederhana itu. Bopeng bukan hanya permasalahan di permukaan kulit, melainkan kerusakan pada lapisan dermis akibat proses penyembuhan luka yang tidak berlangsung secara optimal. Oleh karena itu, perbaikannya memerlukan proses regenerasi kulit untuk membantu membangun kembali struktur jaringan yang mengalami kerusakan.

 

Untuk mendukung proses tersebut, diperlukan teknologi yang mampu menghantarkan bahan aktif ke lapisan kulit yang dituju. CureJet berperan sebagai teknologi penghantaran, sehingga lebih tepat dipahami sebagai bagian dari strategi perawatan. Karena setiap permasalahan bopeng memiliki karakteristik yang berbeda, CureJet umumnya dikombinasikan dengan perawatan yang disesuaikan dengan kebutuhan kulit masing-masing. 


Mengenal ThréeVive Colla Package


ThréeVive Colla Pore & Scars

ThréeVive Colla Package adalah signature treatment yang menggabungkan teknologi CureJet dengan berbagai perawatan regeneratif lainnya. Kombinasi ini dirancang untuk mendukung proses regenerasi kulit secara lebih menyeluruh, mulai dari lapisan yang lebih dalam hingga tampilan kulit di permukaan.


Setiap protokol dipersonalisasi sesuai dengan kondisi kulit masing-masing pasien, tersedia dalam dua fokus penanganan:



ThréeVive Colla Pore


Transformasi ThréeVive Colla Pore

ThréeVive Colla Pore difokuskan untuk mengatasi permasalahan pori-pori yang membesar, yang mengintegrasikan teknologi CureJet dengan bahan aktif bahan yang secara khusus mendukung perbaikan elastisitas kulit di sekitar pori. 


ThréeVive Colla Scars


Transformasi ThréeVive Colla Scara

ThréeVive Colla Scars difokuskan untuk mengatasi bopeng dan stretch mark. Dengan mengintegrasikan teknologi CureJet dan bahan aktif yang secara khusus mendukung regenerasi kolagen di area yang bermasalah, menjadikannya salah satu cara menghilangkan bekas cacar yang bekerja hingga ke lapisan dermis.


Apa yang Bisa Diharapkan dari Treatment Ini


Hasil dari ThréeVive Colla Package umumnya tidak terlihat instan setelah satu sesi, karena treatment ini bekerja dengan mendukung proses regenerasi kulit secara bertahap. Umumnya dibutuhkan sekitar 3–6 sesi, dengan jarak antar sesi sekitar 1 bulan, tergantung kondisi kulit.


Perbaikan tekstur biasanya mulai terlihat sejak sesi pertama, meski hasil yang lebih signifikan umumnya baru terasa setelah rangkaian sesi selesai, berdasarkan hasil konsultasi dengan tim medis SAÉ. Karena setiap kondisi kulit berbeda, jumlah sesi dan jarak waktu ini akan disesuaikan lebih lanjut melalui konsultasi dengan dokter.


Pertanyaan yang Sering Ditanyakan


Sebelum memutuskan untuk mencoba CureJet atau ThréeVive Colla Package, beberapa pertanyaan berikut ini mungkin sering terbesit di pikiran.


Apakah CureJet Sakit?


Berdasarkan penelitian yang sudah dilakukan, rasa nyeri pada sisi wajah yang menggunakan Curejet terasa lebih nyaman dibandingkan sisi yang menggunakan jarum. Karena tidak melibatkan tusukan jarum langsung, sensasi yang dirasakan selama treatment umumnya lebih nyaman dibandingkan prosedur injeksi konvensional.


Berapa Lama Downtime-nya?


CureJet memiliki downtime yang minim karena tidak menimbulkan luka terbuka pada kulit, sehingga sebagian besar pasien dapat kembali beraktivitas normal setelah 2-4 hari pasca treatment. Namun, durasi downtime yang tepat tetap bisa bervariasi tergantung kombinasi treatment dan kondisi kulit masing-masing pasien.


Siapa Kandidat yang Cocok untuk Treatment Ini?


Treatment ini cocok bagi yang memiliki keluhan bopeng, pori-pori membesar, permasalahan tekstur, atau stretch mark, terutama yang sudah mencoba skincare topikal namun belum melihat hasil yang signifikan. ThréeVive Colla juga cocok untuk pasien yang menginginkan treatment dengan downtime minim dan tanpa rasa sakit berlebih.


Konsultasi untuk Menentukan Pilihan yang Tepat


Setiap kondisi kulit memiliki kebutuhan yang berbeda, sehingga tidak ada jawaban pasti apakah CureJet saja sudah cukup, perlu kombinasi dengan ThréeVive Colla, atau justru membutuhkan pendekatan lain. Semua itu baru bisa ditentukan melalui konsultasi langsung dengan dokter. Di SAÉ Clinique, rekomendasi yang diberikan bukan sekadar mengikuti keinginan, melainkan disesuaikan dengan apa yang sebenarnya kulitmu butuhkan. 


References






 
 
 

Komentar


SAÉ Clinique Beauty & Wellness Gading Serpong, Tangerang

©2020 by SAÉ Clinique

All Rights reserved.

  • Instagram
  • Facebook
  • LinkedIn
  • Youtube
  • TikTok

Subscribe Form

bottom of page